polimer penyerap super/natrium poliakrilat/getah untuk paket es
Nama Produk:
Polimer penyerap super getah
Warna:
Putih
Sedang mengemas:
Kantong kertas kraft 20kg
Mencicipi:
Gratis
Penampilan:
Granul/Kekuatan Putih
Menyoroti:
Sodium Polyacrylate Super Absorbent Polymer
,
natrium poliakrilat untuk kantong es
,
polimer super menyerap dengan garansi
Deskripsi Produk
Deskripsi Produk
Polimer Super Absorben
Super Absorbent Polymer (SAP) adalah jenis baru dari bahan polimer fungsional baru. Ia memiliki gugus hidrofilik, dapat menyerap sejumlah besar air dan membengkak menjadi hidrogel. Ini adalah resin sintetis yang tidak hanya dapat menyerap air tetapi juga menahan air agar tidak dilepaskan (di bawah tekanan tertentu). SAP umumnya dapat menyerap air yang setara dengan ratusan atau bahkan ribuan kali volumenya. Ini banyak digunakan dalam industri, perawatan medis, pertanian, dan bidang lainnya. SOCO® Polymer terutama terdiri dari natrium poliakrilat.
Mengapa Memilih Kami
Daya serap yang efektif
Inovasi R & D
Produktivitas yang kuat
Ramah lingkungan & aman
Paten
Merek global
Keunggulan Kami
Prinsip Kerja
Kapasitas penyerapan polimer super absorbent ditentukan oleh tekanan osmotik, afinitas polimer, dan elastisitas karet polimer. Tekanan osmotik memiliki dampak paling besar pada kapasitas penyerapan.
Tekanan Osmotik
Polimer super absorbent (natrium poliakrilat) memiliki kandungan ion -COO- dan Na+ yang tinggi. Perbedaan antara konsentrasi ion di dalam polimer dan larutan air di sekitarnya menentukan intensitas tekanan osmotik. Semakin rendah konsentrasi ion dari larutan air di sekitarnya, semakin besar perbedaan konsentrasi ion yang dihasilkan, dan karenanya tekanan osmotik meningkat. Tekanan osmotik ini memungkinkan polimer untuk menyerap sejumlah besar air.
Afinitas
Afinitas polimer dengan larutan di sekitarnya juga memengaruhi kapasitas penyerapan produk. Gugus hidrofilik “-C00H" dan COONa" di dalamnya memiliki afinitas tinggi terhadap air, memungkinkan larutan air diserap. Namun, afinitasnya kurang signifikan daripada tekanan osmotik dalam menentukan kapasitas penyerapan polimer.
Elastisitas karet (Kepadatan crosslinking)
Untuk mengontrol penyerapan air ke tingkat yang diinginkan, polimer harus dilengkapi dengan elastisitas karet tertentu. Elastisitas karet produk meningkat seiring dengan peningkatan kepadatan crosslinking polimer tersebut. Kapasitas penyerapan polimer mencapai maksimum ketika elastisitas karetnya dan daya serap airnya yang dihasilkan dari tekanan osmotik dan afinitas polimer seimbang.